Jenis Bahasa Pemrograman Pada Komputer

Jenis Bahasa Pemrograman Pada Komputer Sebagai Pengetahuan Bagi Pemula Untuk Belajar Java

Dalam pengantar belajar Java ini, seperti sudah kita ketahui sebelumnya dari Belajar Java Pengantar - Komputer Dan Komponennya, bahwa program komputer atau yang dikenal sebagai software komputer adalah perintah atau instruksi-instruksi yang diberikan pada komputer mengenai apa yang harus dilakukannya.
Bahasa Pemrograman Pada Komputer
Bahasa pemrograman memberikan instruksi pada komputer


Faktanya komputer itu tidak mengerti bahasa manusia. Jadi, bagaimana cara memberikan perintah pada komputer bila komputer tersebut tidak mengerti dengan bahasa yang kita gunakan?

Jalan keluar dari masalah tersebut adalah membuat perintah dengan menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.

Terdapat ratusan bahasa pemrograman yang sudah diciptakan. Semua bahasa pemrograman ini telah dikembangkan dan bertujuan untuk memudahkan proses pemrograman.

 Karena bagaimanapun, semua proses pemrograman harus dikonversi terlebih dahulu menggunakan bahasa pemrograman yang dapat dimengerti oleh komputer.

Bahasa Mesin Komputer


Seperti sudah kita ketahui pada pembahasan sebelumnya, bahwa komputer menggunakan native language atau bahasa primitif, yaitu berupa kode binary. Kode ini hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja, bayangkan betapa sulitnya kita sebagai manusia memberikan perintah pada komputer yang hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.


Karena kita sebagai manusia lebih banya berkomunikasi menggunakan kata di bandingkan hanya menggunakan angka.

Sebagai contoh untuk memberikan instruksi penjumlahan dua bilangan pada komputer dengan menggunakan bahasa primitif, dengan menggunakan kode binary, kita harus menulisnya seperti di bawah ini :

1101101010011010

Cukup sulit bukan? Kemudian bagaimana nanti bila program itu semakin kompleks?

Bahasa Assembly atau Bahasa Tingkat Rendah (Low Level Language)

Alasan yang tepat munculnya bahasa assembly adalah karena betapa sulitnya memberikan instruksi pada komputer dengan hanya menggunakan bahasa primitif.

Bahasa assembly menggunakan kata-kata penjelasan secara pendek yang juga dikenal dengan mnemonic. Sebagai contoh penggunaan kata min untuk menunjukkan nilai minimal dari suatu kelompok data ataupun max untuk menunjukkan nilai maksimum dari suatu kelompok data.

Misalkan untuk memperoleh nilai minimum dari data 1, 3, dan 5 menggunakan kode seperti di bawah ini:

min 1,3,5 result

Tujuan dibuatnya bahasa assembly ini tentu saja agar tugas pemrograman semakin mudah untuk dilakukan.

Faktanya juga, komputer tidak dapat langsung mengeksekusi bahasa assembly ini, oleh karena itu, program lainnya yang dikenal sebagai assembler, digunakan untuk menterjemahkan program dalam bahasa assembly tersebut kedalam bahasa mesin.

Walaupun lebih mudah menulis dalam bahasa assembly, namun diperlukan pengetahuan yang cukup terhadap CPU, seperti harus mengetahui bagaimana CPU itu bekerja sehingga bahasa ini tdak praktis.

Karena langsung berhubungan dengan bahasa mesin, maka bahasa ini juga disebut dengan bahasa tingkat rendah atau low level language.

Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi atau High Level Language

Bahasa pemrograman tingkat tinggi atau high level language muncul pada tahun 1950-an. Bahasa ini muncul dengan platform independen, artinya siapapun bisa menulis bahasa pemrograman ini kemudian mengekseskusinya dalam berbagai jenis atau tipe mesin yang berbeda.

Bahasa tingkat tinggi adalah seperti bahasa sehari-hari, seperti bahasa Inggris. Keutungannya tentu saja bahasa ini lebih bersahabat bagi manusia dan mudah dipahami.

Terdapat berbagai bahasa pemrograman yang cukup populer, dan telah diciptakan untuk berbagai tujuan tertentu. Bahasa pemrograman tersebut adalah :

  • Java
  • Pascal
  • Python
  • Visual Basic
  • C
  • C++
  • C
  • ADA
  • Basic
  • COBOL
  • FORTRAN
dan sebagainya.

Program yang ditulis yang ditulis dengan bahasa tingkat tinggi disebut juga dengan source program atau source code.

Karena komputer tidak dapat langsung mengeksekusi bahasa tingkat tinggi ini, maka program tetap harus diterjemahkan kedalam bahasa mesin untuk pengeksekusiannya.

Tugas penterjemahan dapat dilakukan oleh program penterjemah yang disebut dengan interpreter atau compiler.

Perbedaan interpreter dan compiler :
  • Interpreter akan membaca suatu pernyataan dari suatu source code, kemudian diterjemahkan kedalam kepada mesin atau kode virtual, baru kemudian dieksekusi.
  • Compiler akan menterjemahkan keseluruhan source code ke dalam file kode mesin, kemudian barulah file kode mesin tersebut di eksekusi. 
Demikianlah Jenis Bahasa Pemrograman Pada Komputer, semoga bisa memberi manfaat dan menambah pengetahuan anda sebagai pengantar dalam belajar Java.

Tidak ada komentar

Bahasa Java. Diberdayakan oleh Blogger.