Belajar Pemrograman Java Dari Dasar

Jumat, 16 Maret 2018

Belajar Java Mendeklarasikan Exceptions

Pada pembahasan sebelumnya anda sudah mengetahui mengenai:

Sekarang, kita akan masuk lebih dalam lagi untuk mendiskusikan mengenai topik ini. Pada Java, model exception handling adalah berdasarkan dari 3 operasi, yaitu:
  1. Mendeklarasikan exception atau throws
  2. Melemparkan atau melontarkan exception atau throw
  3. Menangkap exception atau catch
Mendeklarasikan Exceptions


Ketiga model tersebut bisa dilihat pada gambaran seperti di bawah ini:

method_A() {
//Line 3 s/d 8 adalah menangkap exception
  try {
    memanggil method_B;
  }
  catch (Exception ex) {
    Proses exception;
  }
}

//Line 12 mendeklarasikan exception
method_B() throws Exception {
  if (suatu error terjadi) {
    throw new Exception();//Line 14 melemparkan objek Exception
  }
}

Untuk mendeklarasikan exception pada suatu method, maka gunakanlah keyword throws pada method header, seperti pada contoh di bawah ini:

public void method_B() throws IOException

Keyword throws itu menandakan bahwa method_B mungkin akan melemparkan IOException. Jika suatu method mungkin akan melemparkan lebih dari satu atau multiple exception, maka gunakan tanda koma setelah keyword throws tersebut.


Seperti berikut ini:

public void method_B()
  throws Exception_1, Exception_2, Exception_3, ..., Exception_N

Ada satu hal yang  perlu diperhatikan, yaitu ketika method tidak mendeklarasikan exceptions pada superclass, maka anda tidak bisa mengoverride untuk mendeklarasikan exception pada subclass.

Pada Java, pernyataan yang dieksekusi adalah milik dari method. Oleh karena itu interpreter akan memanggil method main untuk memulai mengeksekusi program.

Mendeklarasikan exception artinya setiap method harus menyatakan tipe-tipe checked exceptions yang mungkin terlempar .

Sedangkan untuk sytem error dan runtime error (unchecked exceptions) bisa terjadi pada setiap kode apapun. Oleh karena itu, Java tidak memerlukan anda untuk mendeklarasikannya secara eksplisit di dalam method.

Namun, setiap exception lainnya yang dilemparkan dari suatu method harus dideklarasikan secara eksplisit di dalam method header sehingga caller dari method diinformasikan mengenai exception tersebut.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Artikel Menarik Lainnya :